Kolaborasi Jatim–PLN Berbuah Prestasi, Desa Gosari Gresik Raih Penghargaan Nasional

parlemen | 25 April 2026 07:18

Kolaborasi Jatim–PLN Berbuah Prestasi, Desa Gosari Gresik Raih Penghargaan Nasional
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA, PustakaJC.co – Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan PT PLN (Persero) membuahkan hasil nyata. Desa Wisata Alam Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, sukses meraih penghargaan nasional dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award 2026.

 

Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan diserahkan oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, dilansir dari surabayapagi.com, Sabtu, (25/4/2026).

 

“Alhamdulillah kami menerima Penghargaan CSR dan PDB Award 2026 dari Kemendes PDT,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat, (24/4/2026).

 

Menurut Khofifah, Desa Wisata Alam Gosari dipilih karena dinilai berhasil mengembangkan potensi desa melalui dukungan program corporate social responsibility (CSR). Program tersebut mendapat kontribusi signifikan dari PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur sejak 2024 hingga 2026.

 

 

Berbagai bantuan telah diberikan, mulai dari pemasangan lampu taman, kereta wisata sawah, pengadaan ATV listrik, pembangunan infrastruktur, hingga pelatihan digital marketing dan pemberdayaan UMKM. Pada 2026, PLN UID Jatim juga berencana memberikan pelatihan pembuatan tembikar guna memperkuat sektor ekonomi kreatif desa.

 

Khofifah menegaskan, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam pengembangan desa wisata. Ia pun mendorong lebih banyak pihak, baik swasta, BUMN, maupun BUMD, untuk turut ambil bagian dalam pemberdayaan desa.

 

“Kolaborasi ini menjadi penguatan bagi desa wisata agar terus berkembang melalui inovasi,” katanya.

 

 

Ia menambahkan, keberhasilan Desa Gosari menjadi bukti bahwa potensi desa dapat berkembang pesat jika didukung program yang tepat dan pendampingan berkelanjutan. Dampaknya, masyarakat menjadi lebih berdaya dan kesejahteraan meningkat.

 

“Keberadaan dukungan membuat masyarakat semakin percaya diri untuk mengembangkan desanya,” ujarnya.

 

Khofifah juga mengapresiasi langkah PLN UID Jatim yang tidak hanya menyalurkan CSR, tetapi juga memastikan keberlanjutan program melalui pendampingan.

 

“Tidak hanya sekadar memberikan CSR, tetapi juga membangun keberlanjutan,” tegasnya.

 

 

Sementara itu, Ni Luh Enik Ermawati mengaku telah mengunjungi sejumlah desa wisata di Jawa Timur dan menilai dampaknya sangat positif bagi perekonomian masyarakat.

 

“Desa wisata memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat. Dukungan sektor swasta sangat dibutuhkan agar desa wisata terus berkembang,” ujarnya. (ivan)