SURABAYA, PustakaJC.co – Di tengah berbagai program peningkatan kesejahteraan dan akses pendidikan, fenomena pekerja anak di Indonesia masih menjadi persoalan serius. Laporan terbaru dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkap bahwa jumlah anak yang terlibat dalam aktivitas ekonomi mencapai 1,83 juta secara nasional, Sabtu (25/4/2026).
“Fenomena ini nyata di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Artinya, pekerja anak bukan hanya masalah di daerah miskin, tetapi juga di pusat ekonomi besar,” ujarnya. Demikian dikutip dari surabaya.jawapos.com, Sabtu (25/4/2026).