SURABAYA, PustakaJC.co – Serikat Pekerja (SP) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperkuat soliditas organisasi melalui pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) masa bakti 2025–2029 yang dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
Penguatan organisasi tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya hubungan industrial yang harmonis sekaligus menjaga kedaulatan energi nasional di tengah tantangan transformasi industri ketenagalistrikan dan dinamika global.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Pekerja PT PLN (Persero), M. Abrar Ali, mengatakan pelantikan pengurus baru menjadi momentum penting untuk memperkuat peran serikat pekerja dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan teknologi dan perkembangan sektor ketenagalistrikan.
“Dengan pelantikan ini kepengurusan semakin kuat. Hak imunitas yang diberikan undang-undang harus dimanfaatkan untuk membangun organisasi yang solid sehingga mampu menghadapi tantangan perubahan teknologi dan perkembangan industri ketenagalistrikan,” ujarnya.
Menurut Abrar, PLN saat ini menghadapi tantangan besar dalam menjaga keandalan pasokan listrik hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Karena itu, kesejahteraan pegawai yang bertugas di daerah-daerah tersebut perlu mendapat perhatian melalui pemberian tunjangan, fasilitas, serta pola cuti yang memadai.
Ia juga menilai pertumbuhan perusahaan harus diimbangi dengan penambahan jumlah pegawai yang sesuai kebutuhan. Selain itu, proses rekrutmen diharapkan semakin banyak melibatkan putra-putri daerah agar pelayanan kelistrikan semakin optimal sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Abrar menambahkan, sektor ketenagalistrikan juga menghadapi tantangan akibat dinamika geopolitik global. Fluktuasi harga energi primer seperti batu bara, gas, dan minyak yang dipengaruhi nilai tukar dolar Amerika Serikat berpotensi berdampak terhadap biaya penyediaan energi nasional.
“Karena itu, kedaulatan energi harus menjadi perhatian bersama agar pelayanan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, Sigit Priyanto, mengapresiasi pelantikan pengurus DPD dan DPC Serikat Pekerja PT PLN (Persero) se-UID Jawa Timur periode 2025–2029.
Menurutnya, amanah sebagai pengurus serikat pekerja di perusahaan yang menjadi objek vital nasional merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas dan semangat kebersamaan.
Ia menilai tema pelantikan, “Wujudkan Hubungan Industrial yang Harmonis untuk Mempertahankan Kedaulatan Energi Nasional”, mencerminkan pentingnya sinergi antara manajemen, pekerja, dan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pelayanan ketenagalistrikan.
Dalam menghadapi era transformasi digital dan transisi energi, Disnaker Jatim mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Hubungan tersebut dibangun melalui kepercayaan antara pekerja dan manajemen, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta keseimbangan antara pertumbuhan perusahaan dan kesejahteraan pekerja.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi fasilitator dan mitra dialog bagi manajemen maupun serikat pekerja demi menciptakan hubungan industrial yang kondusif serta mendukung terwujudnya kedaulatan energi nasional. (nov)