Gubernur Khofifah Rotasi Enam Pejabat Pemprov Jatim

parlemen | 15 Juli 2026 18:51

Gubernur Khofifah Rotasi Enam Pejabat Pemprov Jatim
Upacara pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (dok bi)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik dan mengambil sumpah enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa, (14/7/2026). Rotasi dilakukan sebagai bagian dari penataan organisasi berbasis manajemen talenta.

 

Pelantikan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 800.1.3.3/2346/204/2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Enam pejabat yang dilantik merupakan hasil pemetaan talenta dan uji kompetensi teknis pengisian JPTP melalui mekanisme mutasi dan rotasi yang telah dilaksanakan pada 31 Mei 2026 serta memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dilansir dari kominfojatim.go.id, Rabu, (15/7/2026).

 

Khofifah menegaskan perpindahan jabatan tersebut merupakan rotasi sesuai kebutuhan organisasi dan bukan promosi jabatan. Sejumlah posisi yang ditinggalkan sementara akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) hingga proses pengisian pejabat definitif selesai.

 

Menurutnya, proses pengisian jabatan definitif saat ini tinggal menunggu hasil final setelah adanya penyesuaian kebutuhan organisasi yang telah dikonsultasikan dengan Kementerian Dalam Negeri dan menjadi tindak lanjut atas rekomendasi DPRD Jawa Timur.

 

“Saya berharap seluruh pejabat yang memperoleh amanah baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal,” ujar Khofifah.

 

 

Ia juga menekankan percepatan penyelesaian sistem pemerintahan yang terintegrasi guna mendukung akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas pelayanan publik.

 

“Prioritas utamanya adalah pelayanan publik, sehingga interaksi tatap muka dapat diminimalkan dan pelayanan menjadi lebih transparan, akuntabel, serta efisien,” katanya.

 

Khofifah meminta seluruh perangkat daerah menjaga komitmen terhadap Pakta Integritas yang telah ditandatangani dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Selain itu, ia mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga mitra pembangunan internasional.

 

Di tengah penyesuaian anggaran, Khofifah menegaskan kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun. Ia meminta perangkat daerah terus mengembangkan inovasi dan kreativitas, termasuk menggali potensi baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

 

Adapun enam pejabat yang dilantik yakni R. Heru Wahono Santoso sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Iwan sebagai Kepala Bappeda Jatim, Budi Raharjo sebagai Kepala Bakorwil Jember, I Nyoman Gunadi sebagai Kepala Dinas PU Sumber Daya Air, Arif Endro Utomo sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, serta MHD Aftabuddin Rijaluzzaman sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jatim. (ivan)