Khofifah juga berharap waktu luang para siswa dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif seperti menghafal Al-Qur'an, pembinaan karakter, hingga pengembangan minat dan bakat
"Selain belajar dan berolahraga, anak-anak juga perlu memperoleh penguatan karakter melalui kegiatan keagamaan. Karena itu saya berharap dapat dibangun sinergi sehingga mereka juga memiliki kesempatan menghafal Al-Qur'an maupun mengikuti berbagai kegiatan positif lainnya," katanya.
Khofifah menegaskan, pembangunan SRT merupakan wujud nyata komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi keluarga prasejahtera sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
Cita-cita mewujudkan Generasi Emas, lanjutnya, tidak cukup hanya disampaikan melalui slogan, tetapi harus diwujudkan melalui program konkret yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
"Semula yang rintisan itu hanya SMP dan SMA saja. SRT dirintisan, baru ada di Ponorogo dan Banyuwangi. Tapi SR yang permanen rencananya 18 SRT dan mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari penguatan kualitas SDM di Indonesia khususnya kategori Desil 1 dan Desil 2 ," jelasnya.