Jatim Cetak Rekor Baru Misi Dagang Hong Kong Hasilkan Transaksi Rp12 Triliun

parlemen | 26 Juli 2026 13:50

 

Ia menegaskan, pelaksanaan misi dagang tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai transaksi perdagangan, tetapi juga membuka peluang investasi baru, memperluas jaringan bisnis internasional, memperkuat rantai pasok global, hingga mendorong alih teknologi yang mampu meningkatkan daya saing industri di Jawa Timur.

 

“Kami terus membangun kemitraan dan jejaring internasional. Kolaborasi dengan investor maupun pelaku usaha di Hong Kong merupakan langkah strategis untuk membuka akses pasar global bagi produk-produk unggulan Jawa Timur,” katanya.

 

Khofifah menjelaskan, Jawa Timur memiliki berbagai keunggulan kompetitif sebagai pusat produksi nasional sekaligus gerbang perdagangan Indonesia bagian timur. Posisi tersebut didukung infrastruktur logistik yang terus berkembang, kawasan industri yang kompetitif, sumber daya manusia yang berkualitas, serta ekosistem industri yang terus tumbuh.

 

Komoditas ekspor Jawa Timur yang selama ini memiliki permintaan tinggi di Hong Kong antara lain produk hortikultura, hasil perikanan, makanan olahan, tembakau, produk kimia, perhiasan, hingga berbagai produk manufaktur.

 

Ia optimistis sektor hortikultura dan manufaktur Jawa Timur akan semakin kompetitif dalam memenuhi kebutuhan pasar global.

 

“Kami berharap Misi Dagang ini mampu memperluas akses pasar bagi produk hortikultura, manufaktur, produk olahan pangan, serta berbagai komoditas unggulan lainnya. Dengan demikian, semakin banyak pelaku UMKM Jawa Timur yang mampu menembus pasar internasional dan meningkatkan daya saingnya,” tuturnya.