Jatim Cetak Rekor Baru Misi Dagang Hong Kong Hasilkan Transaksi Rp12 Triliun

parlemen | 26 Juli 2026 13:50

 

Selain memperkuat perdagangan, Khofifah juga menekankan pentingnya investasi sektor industri sebagai bagian dari penguatan hilirisasi di Jawa Timur. Ia mengapresiasi kehadiran PT Sunrise Masami Indonesia, investor asal Hong Kong yang berinvestasi di Jawa Timur sebagai salah satu industri pengalengan pertama di Indonesia.

 

Menurutnya, keberadaan industri tersebut akan memperkuat rantai pasok nasional, mengurangi ketergantungan terhadap produk kaleng impor, sekaligus mempercepat hilirisasi sektor perikanan, makanan, dan minuman.

 

“Kehadiran pabrik industri pengalengan ikan seperti PT Sunrise Masami Indonesia, salah satu investor Hong Kong di Jawa Timur, akan memperkuat industri substitusi impor, terutama pada industri kemasan kaleng yang selama ini masih banyak dipenuhi dari impor,” jelasnya.

 

Khofifah menambahkan, kontribusi Jawa Timur terhadap perekonomian nasional yang mencapai 14,40 persen serta menyumbang 25,16 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa menjadi modal kuat untuk terus menarik investasi dan memperluas pasar ekspor.

 

Menurutnya, sinergi dengan Hong Kong akan semakin memperkokoh posisi Jawa Timur sebagai pusat perdagangan internasional sekaligus lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

 

“Melalui Misi Dagang ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan ekspor produk unggulan Jawa Timur, sekaligus menarik investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.