Tingginya minat masyarakat juga terlihat pada komoditas cabai. Sebanyak 15 kilogram cabai rawit merah habis terjual dengan nilai Rp600 ribu, sedangkan 15 kilogram cabai merah besar ludes dengan nilai transaksi Rp150 ribu.
Untuk beras premium, dari total stok 100 sak ukuran 5 kilogram, sebanyak 60 sak berhasil terjual dengan nilai transaksi Rp4,2 juta. Penjualan daging ayam ras juga cukup tinggi, yakni mencapai 114,5 kilogram dari stok 135 kilogram atau senilai Rp3.664.000.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pelaksanaan pasar murah merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
“Alhamdulillah, Pasar Murah kali ini kami laksanakan di Tuban. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Saya juga membeli sejumlah produk UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal yang memiliki produk-produk berkualitas,” ujar Khofifah.