Menurutnya, pasar murah tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut menyerahkan bantuan beras SPHP kemasan lima kilogram kepada warga lanjut usia. Sementara itu, ibu hamil dan anak-anak menerima bantuan telur sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Usai menyerahkan bantuan, Gubernur menyapa warga, berdialog dengan masyarakat, sekaligus meninjau langsung aktivitas transaksi di lokasi pasar murah.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas penyelenggaraan pasar murah di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena membantu memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjadi sarana promosi produk UMKM lokal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tuban, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Jawa Timur beserta jajaran yang telah memilih Tuban sebagai lokasi pelaksanaan Pasar Murah. Program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membantu menjaga daya beli, mengendalikan inflasi, sekaligus mendorong pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal dan berkembang,” kata Halindra.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tuban akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta memperkuat perekonomian melalui pemberdayaan UMKM. (ivan)