Rp29,86 Triliun APBD-P Jatim 2026, Ini Prioritas Belanjanya

parlemen | 10 Agustus 2026 18:44

 

Defisit Ditutup SiLPA

 

Meski belanja daerah meningkat, APBD-P Jatim 2026 masih mencatat defisit sebesar Rp3,37 triliun.

 

Khofifah memastikan kebutuhan pembiayaan tersebut akan ditutup melalui pemanfaatan SiLPA Tahun Anggaran 2025.

 

Di sisi lain, Pemprov Jatim juga mengalokasikan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp9,17 miliar untuk pembayaran cicilan pokok utang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

 

Dengan perubahan tersebut, Pemprov Jatim berharap kebijakan anggaran 2026 dapat semakin memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. (ivan)