Khofifah Tekankan Inovasi dan Teknologi untuk Masa Depan Pangan Jatim

parlemen | 20 Agustus 2026 18:44

 

Dorong Regenerasi Petani

 

Tantangan lain yang menjadi perhatian adalah regenerasi sumber daya manusia di sektor pertanian. Menurut Khofifah, regenerasi petani menjadi agenda penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian Jawa Timur.

 

Hasil Sensus Pertanian 2023 mencatat Jawa Timur memiliki 971.102 petani milenial. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi di Indonesia.

 

“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah modal besar bagi regenerasi petani di Jawa Timur. Kita memiliki ratusan ribu anak muda yang dapat menjadi generasi penerus pertanian,” tutur Khofifah.

 

Namun, keberadaan petani milenial perlu diikuti transformasi cara pandang terhadap profesi petani. Generasi muda didorong menjadi petani modern yang menguasai teknologi, mampu mengakses pasar, mengolah produk menjadi komoditas bernilai tambah, serta menjadikan pertanian sebagai sektor masa depan.

 

Karena itu, modernisasi pertanian dan regenerasi petani menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan Jawa Timur.

 

“Kita ingin teknologi hadir di sawah. Inovasi hadir di desa. Dan anak-anak muda memiliki alasan untuk kembali melihat pertanian sebagai ruang untuk berkarya, berinovasi, dan membangun kesejahteraan,” ungkapnya.

 

Khofifah menegaskan ketahanan pangan tidak berhenti pada peningkatan angka produksi. Ketahanan pangan juga berkaitan dengan kemampuan menjaga tanah, beradaptasi terhadap perubahan iklim, memodernisasi teknologi, serta menyiapkan sumber daya manusia.