Menurutnya, kantin sehat berperan penting menyediakan makanan bergizi dan aman bagi siswa.
“Kita ingin anak-anak terbiasa mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, bukan sembarangan jajan. Sekolah seperti ini bisa menjadi pusat belajar budaya hidup sehat,” tambahnya.
Aries menjelaskan, konsep kantin sehat merupakan hasil kolaborasi antara sekolah dan tenaga kesehatan. Setiap menu diperiksa kandungan gizinya oleh Puskesmas setempat. Makanan harus bebas MSG, tanpa saus kemasan, dan tidak menjual olahan seperti sosis atau nugget.
“Kantin sehat bukan sekadar tempat makan, tapi bagian dari pendidikan karakter. Murid belajar hidup bersih, sehat, dan bertanggung jawab atas apa yang dikonsumsi,” tegas Kadindik Jatim ini.