SURABAYA, PustakaJC.co — Kabar bahagia menyambut Bulan Guru Nasional 2025! Pemerintah resmi menaikkan tunjangan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu per bulan mulai tahun depan. Tak hanya itu, sebanyak 150 ribu guru juga akan menerima beasiswa pendidikan D4–S1 untuk meningkatkan kualifikasi akademik mereka.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam acara peluncuran Bulan Guru Nasional 2025 dilansir Sabtu, (1/11/2025).
“Tahun depan kita naikkan menjadi Rp400.000 per bulan. Ini kado bagi para guru yang telah berjuang mencerdaskan bangsa,” ujar Mu’ti.
Meski nilainya belum besar, ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru secara bertahap, di tengah keterbatasan anggaran. Tahun ini saja, lebih dari 363 ribu guru menerima tunjangan dengan total anggaran mencapai Rp736,31 miliar.
Selain tunjangan, Kemdikdasmen juga meluncurkan program beasiswa bagi guru yang belum bergelar D4 atau S1. Tahun depan, penerimanya akan melonjak drastis menjadi 150 ribu guru, naik dari 12.500 pada tahun ini.
Setiap guru penerima akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester, untuk mendukung kelanjutan studi mereka di jenjang D4 atau S1.
“Kami ingin memberi kesempatan bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan studi dengan dukungan penuh dari negara,” kata Mu’ti.
Selain beasiswa, pemerintah juga menyiapkan pelatihan untuk guru pendamping anak berkebutuhan khusus serta pelatihan guru bahasa Inggris. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga pengajar di sekolah-sekolah luar biasa (SLB) dan pendidikan inklusif di berbagai daerah.
Dengan tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Bulan Guru Nasional tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi pendidik di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kompetensi, semangat, dan pengabdian.
“Guru adalah fondasi pendidikan bangsa. Dengan guru yang kuat dan sejahtera, Indonesia akan maju,” tutup Abdul Mu’ti. (int)