Aries menyebut, awalnya target penerima hanya 5.700 siswa, namun naik menjadi 48.077 setelah mempertimbangkan data DTSEN dan kemampuan keuangan daerah.
Ia memastikan program ini bersifat berkelanjutan sesuai kemampuan APBD.
Direktur SUPD IV Kemendagri RI, Paudah, mengapresiasi komitmen Jawa Timur yang dinilai berhasil memastikan anak usia sekolah tetap berada di satuan pendidikan.
“Program ini menunjukkan keseriusan Jatim dalam menjamin hak pendidikan warga,” ujar Direktur SUPD IV Kemendagri ini.