Gubernur Khofifah menegaskan bahwa bantuan pendidikan ini bukan sekadar transfer dana, tetapi merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi emas Jawa Timur.
“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya karena ini amanah supaya anak-anak tidak putus sekolah,” pesan Khofifah.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendorong anak-anaknya menuntaskan pendidikan hingga jenjang tinggi, sekaligus mencegah pernikahan usia anak.
Khofifah menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur 2025 mencapai 76,13, naik 0,78 poin dari tahun sebelumnya dan lebih tinggi dari rata-rata nasional. Namun, pemerataan akses pendidikan tetap menjadi fokus agar Harapan Lama Sekolah dan Rata-Rata Lama Sekolah terus meningkat.