Perluas Akses Pendidikan Ramah Disabilitas, Dindik Jatim Resmikan Pokja Inklusif dan MKKS SLB

pendidikan | 19 Desember 2025 05:38

 

Melalui konsep ini, seluruh kompetensi yang relevan dengan kebutuhan khusus akan terintegrasi dan lebih bermanfaat, dibandingkan memaksakan program yang tidak sesuai dengan potensi peserta didik.

 

Dalam kesempatan yang sama, Aries juga berpesan kepada pengurus MKKS Pendidikan Khusus agar siap menghadapi tantangan pendidikan inklusif pada 2026 yang dinilai semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas, mutu layanan, serta strategi kepemimpinan yang adaptif dan progresif.

 

“Jika pada 2025 tidak melakukan perubahan, maka pada 2026 kita tidak akan mampu bersaing,”tegasnya.

 

Ia menantang para kepala sekolah tidak hanya berfokus pada revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana, tetapi juga menghadirkan inovasi dalam pengelolaan pendidikan. Menurutnya, kepemimpinan yang progresif akan mendorong perubahan sikap, budaya kerja, dan kinerja para guru.