Dalam tausiyahnya, Menag menekankan bahwa menghafal Al-Qur’an tidak cukup berhenti pada aspek tekstual semata. Para hafizah diharapkan mampu membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.
“Membaca dan menghafal Al-Qur’an harus dilakukan dengan kesadaran penuh akan keagungan Allah SWT. Para hafizah diharapkan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud pengamalan ajaran Al-Qur’an,” tutup Menag. (ivan)