Ia menambahkan, bantuan beasiswa tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik lebih fokus belajar dan mengembangkan potensi diri, sehingga mampu meraih prestasi lebih baik di jenjang pendidikan selanjutnya.
Namun demikian, Ajeng menyoroti pentingnya peningkatan sosialisasi program oleh Pemkot Surabaya. Menurutnya, informasi terkait beasiswa penghafal kitab suci masih belum merata di masyarakat.
“Sosialisasi harus lebih intensif, khususnya ke rumah-rumah ibadah agar dapat menjangkau calon penerima yang potensial,” tegasnya.