MALANG, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis kehadiran SMA Taruna Nusantara Kampus Malang mampu mencetak generasi unggul dan pemimpin masa depan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan Khofifah saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan sekolah tersebut di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Selasa, (13/1/2026).
Menurut Khofifah, SMA Taruna Nusantara menjadi bagian strategis dalam penguatan kualitas pendidikan nasional, khususnya melalui sistem pendidikan berasrama unggulan yang menekankan pembentukan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (16/1/2026).
“Sekolah taruna memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, serta siap menjadi penjaga keutuhan NKRI,” ujar Khofifah.
Ia menjelaskan, SMA Taruna Nusantara Kampus Malang dirancang dengan lingkungan belajar yang asri dan representatif untuk menunjang pembinaan akademik maupun karakter siswa. Sistem pendidikannya menggunakan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan Kurikulum Nasional dengan Kurikulum Khusus berbasis kepemimpinan, kemandirian, dan nasionalisme.
“Pembinaan karakter dan prestasi akademik berjalan beriringan dan tidak dapat dipisahkan. Inilah kekuatan utama pendidikan di SMA Taruna Nusantara,” tegasnya.
Khofifah berharap para taruna mampu terus mengembangkan potensi dan keterampilan diri sehingga kelak siap mengemban amanah sebagai pemimpin bangsa.
“Mudah-mudahan saat Indonesia Emas 2045, pemimpin-pemimpin emas itu lahir dari siswa-siswi Jawa Timur,” tambahnya.
SMA Taruna Nusantara Kampus Malang berdiri di atas lahan seluas 30 hektare dan dibangun saat Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Sekolah ini dilengkapi fasilitas modern, mulai dari gedung pembelajaran berbasis teknologi, asrama ksatrian, sarana olahraga, hingga pusat layanan pengembangan siswa seperti Advance Study Center (ASC) dan English Study Center (ESC).
Usai peresmian, Presiden Prabowo bersama Gubernur Khofifah meninjau sejumlah sarana dan prasarana sekolah serta berfoto bersama para siswa.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan instrumen utama pembangunan bangsa dan pengentasan kemiskinan. Ia menyebut SMA Taruna Nusantara dirancang untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa agar dibina menjadi kader pemimpin yang berintegritas dan cinta tanah air.
“Pembangunan bangsa terletak pada kemampuan bangsa itu sendiri dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, disertai karakter, akhlak, dan tanggung jawab kepemimpinan,” kata Prabowo.
Presiden juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk merenovasi 60 ribu sekolah dari total sekitar 300 ribu sekolah di Indonesia, serta membentuk 20 Sekolah Garuda yang terintegrasi di tingkat provinsi dan kabupaten. (ivan)