Meski demikian, Aries menyebut pihaknya masih menunggu petunjuk teknis lanjutan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang saat ini tengah melakukan kajian serta penunjukan sekolah percontohan di sejumlah daerah.
Menurutnya, Sekolah Garuda dapat diwujudkan melalui pembangunan sekolah baru maupun transformasi sekolah yang sudah ada. Dindik Jatim pun berencana mengusulkan minimal satu sekolah di setiap kabupaten/kota sebagai calon pelaksana.
“Jawa Timur punya potensi besar. Data kesiapan sekolah sudah kami siapkan, tinggal menunggu penetapan dari kementerian,” kata Kadindik Jatim itu.
Program Sekolah Garuda direncanakan mulai berjalan pertengahan 2026, seiring penetapan lokasi dan sekolah pilot project secara nasional. (ivan)