Ia menambahkan, keberhasilan PROTEG tidak lepas dari kolaborasi antara Dindik Jatim dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), khususnya dalam pendampingan kewirausahaan.
“Ketika kesejahteraan guru terjaga, semangat mengajar ikut meningkat. Inilah pendidikan berdampak yang kita bangun untuk masa depan Jawa Timur,” imbuhnya.
Pada puncak acara, Dindik Jatim memberikan apresiasi kepada 30 guru honorer pelaku usaha terbaik. Salah satunya Aryo Saputro Panji Rianto, guru SMA Negeri 3 Malang sekaligus pemilik Coffee Mbah. Usahanya yang sempat terhenti akibat pandemi kini kembali bangkit setelah mengikuti PROTEG pada 2025.