Dispendik Surabaya Matangkan Persiapan TKA 2026, Fokus Kesiapan Siswa dan Infrastruktur

pendidikan | 11 Februari 2026 05:41

Dispendik Surabaya Matangkan Persiapan TKA 2026, Fokus Kesiapan Siswa dan Infrastruktur
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati. (dok jatimpos)

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di jenjang SD dan SMP berjalan lancar tanpa kendala. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari kesiapan akademik siswa hingga dukungan sarana prasarana.

 

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan persiapan TKA dilakukan sejak dua bulan sebelum pelaksanaan. Seluruh perangkat teknis dan akademik telah disiapkan secara bertahap. Dilansir dari jatimpos.co, Rabu, (11/2/2026).

 

“Insyaallah teman-teman Dinas Pendidikan sudah menyiapkan semua persiapannya,” ujar Febrina, Selasa, (10/2/2026).

 

 

 

 

Ia menjelaskan, karakter soal TKA berbeda dengan pola evaluasi sebelumnya. Jika sebelumnya lebih menekankan hafalan, kini TKA menguji kemampuan literasi, pemahaman bacaan, serta penalaran logis melalui soal berbasis studi kasus.

 

“Kalau dulu hafalan, sekarang soal cerita. Anak harus bisa membaca, mencerna, menulis, merumuskan, baru menghasilkan jawaban,” jelasnya.

 

Untuk menunjang kesiapan siswa, Dispendik Surabaya telah menggelar sejumlah try out TKA serta menyiapkan berbagai paket soal latihan yang terintegrasi dalam sistem pembelajaran. Melalui sistem tersebut, siswa dapat berlatih dengan variasi soal yang menyerupai TKA sesungguhnya.

 

“Kita sudah beberapa kali try out. Paket soal juga sudah tersedia dan sampai hari ini anak-anak masih bisa mencoba melalui sistem kami,” tambahnya.

 

 

 

 

Selain aspek akademik, Dispendik juga memberi perhatian serius pada kesiapan sarana prasarana. Mengingat TKA berbasis komputer, pengecekan dilakukan terhadap jumlah perangkat, kualitas jaringan internet, hingga kapasitas bandwidth di setiap sekolah.

 

“Kita cek betul-betul, mulai komputer, jaringan, sampai bandwidth agar tidak ada gangguan saat pelaksanaan,” tegas Febrina.

 

Dispendik juga berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil selama TKA berlangsung. Supervisi dilakukan ke sekolah-sekolah guna memetakan kebutuhan dan mencari solusi jika ditemukan kekurangan fasilitas.

 

Adapun jadwal pelaksanaan TKA jenjang SMP ditetapkan pada 6–16 April 2026, sedangkan jenjang SD akan berlangsung pada 20–30 April 2026. (ivan)