Dalam implementasinya, setiap sekolah diminta menyelenggarakan minimal tiga kegiatan selama Ramadan yang mencerminkan empat pilar utama, yakni:
• Penguatan spiritualitas
• Peningkatan produktivitas
• Kepedulian sosial
• Inovasi pembelajaran
Bentuk kegiatan yang dianjurkan antara lain pesantren kilat, sedekah dan bakti sosial, lomba konten edukatif, proyek pembelajaran berbasis karya, gerakan bebas sampah plastik, hingga program guru asuh bagi siswa rentan.
Selain itu, kegiatan spiritual seperti membaca Al-Qur’an hingga khatam, dzikir bersama sebelum dan sesudah pembelajaran, serta kultum oleh siswa dan guru juga menjadi bagian penting dari program ini.