Selain pemaparan materi, pelatihan juga dilengkapi praktik dan simulasi penanganan permasalahan siswa dengan menghadirkan fasilitator nasional, akademisi, dan tenaga ahli daerah.
Melalui program ini, Dindik Jatim berharap tercipta pendekatan pendidikan yang lebih humanis, berbasis empati dan kasih sayang, guna menjawab tantangan pembelajaran di era digital. (frcn)