Pemkot Surabaya Buka Beasiswa Tangguh 2026, Pendaftaran Berakhir 24 April

pendidikan | 20 April 2026 20:43

Pemkot Surabaya Buka Beasiswa Tangguh 2026, Pendaftaran Berakhir 24 April
Ilustrasi antusiasme mahasiswa mendaftar Beasiswa Tangguh Surabaya 2026. Pendaftaran masih dibuka hingga 24 April 2026. (Humas Pemkot Surabaya). (dok jawapos)
 
 
SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Kota Surabaya kembali membuka program Beasiswa Tangguh 2026 bagi mahasiswa yang memiliki KTP Surabaya. Pendaftaran program ini dijadwalkan berlangsung hingga dia puluh empat April 2026. Senin, (20/4/2026). 
 
 
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa kuota penerima tahun ini mencapai sekitar 23.000 mahasiswa. Penyaluran bantuan difokuskan pada warga dari kategori Desil 1 hingga Desil 5 guna memastikan bantuan tepat sasaran. Demikian dikutip dari jawapos.com, Senin, (20/4/2026). 
 
 
Menurutnya, pendekatan jemput bola turut dilakukan oleh camat dan lurah dengan mendatangi langsung warga di tingkat RW. Langkah ini dilakukan agar sosialisasi dan akses pendaftaran bisa menjangkau seluruh calon penerima yang memenuhi kriteria.
 
 
“Program ini ditujukan bagi masyarakat dengan kategori desil 1 hingga 5. Di luar itu, kami mohon maaf belum dapat mengakomodasi,” ujar Eri.
 
 
Program Beasiswa Tangguh diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus membantu menyelesaikan persoalan pendidikan di Kota Pahlawan.
 
Benefit Beasiswa
 
Mahasiswa yang lolos seleksi akan memperoleh:
 
Uang saku Rp300.000 per bulan (maksimal 5 kali per semester)
 
Bantuan UKT hingga Rp2.500.000
 
Bantuan diberikan hingga semester 8 (S1/D4) dan semester 6 (D3)
 
 
Syarat Pendaftaran
 
Memiliki KTP Surabaya
 
Berstatus mahasiswa aktif
 
Kuliah di PTN/PTS yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya
 
Belum menikah
 
Mengisi formulir dan mengunggah dokumen melalui situs resmi
 
 
Jadwal Penting
 
Pendaftaran: 13–24 April 2026
 
Verifikasi berkas: 13 April–7 Mei 2026
 
Pengumuman: 8 Mei 2026
 
Daftar ulang: 11–13 Mei 2026
 
Pemkot berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk menunjang pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. (frchn)