Peringatan Hari Kartini ini, menurutnya, menjadi momentum untuk melanjutkan perjuangan Kartini dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan emansipatif.
“Tugas kita bersama adalah melanjutkan cita-cita Kartini untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan emansipatif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kadin Jatim dalam berbagai program pemberdayaan perempuan.
“Tidak ada yang boleh tertinggal, termasuk perempuan dan anak disabilitas yang harus menikmati manfaat pembangunan,” katanya.
Kegiatan tersebut dibuka dengan penampilan Tari Jaranan oleh anak-anak down syndrome. Acara juga diisi fashion show yang melibatkan 50 peserta dari 13 komunitas, di antaranya IWAPI DPC Surabaya, Dekranasda Probolinggo, Srikandi Repnas Jatim, serta penyerahan plakat kepada mitra. (ivan)