SURABAYA, PustakaJC.co – Program pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur mulai berjalan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan proyek tersebut mencapai Rp578,78 miliar dari total pagu Rp3,4 triliun.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Jawa Timur, Saiful Islam, mengatakan realisasi belanja itu setara sekitar 17 persen dari total anggaran yang disiapkan untuk program Sekolah Rakyat di Jatim. Dilansir dari jawapos.com, jumat, (29/5/2026).
“Untuk sekolah rakyat, pagunya di Jawa Timur sebesar Rp3,4 triliun dan sudah dibelanjakan sebesar Rp578,78 miliar,” ujar Saiful, Rabu (27/5).
Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat tahun 2026 di Jawa Timur difokuskan pada 18 lokasi prioritas yang dibagi dalam empat paket pekerjaan.
Paket pertama mencakup Kabupaten Sampang, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, serta dua titik di Kabupaten Tuban.
Kemudian paket kedua meliputi Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Madiun.
Selanjutnya paket ketiga menyasar Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Kediri, dan Kota Kediri.
Sedangkan paket keempat mencakup Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember.
Saiful menuturkan, pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari proyek strategis nasional (PSN) bidang pendidikan yang bertujuan memperluas akses pendidikan gratis sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem.
Menurutnya, anggaran yang telah direalisasikan digunakan untuk berbagai tahapan pembangunan, mulai dari verifikasi perencanaan, pengadaan, hingga konstruksi bangunan sekolah.
“Belanja yang dilakukan dalam rangka pembangunan program sekolah rakyat ini terdiri dari verifikasi perencanaan, pengadaan, dan konstruksi dari pembangunan sekolah rakyat itu sendiri,” katanya.
Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah Jawa Timur, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. (ivan)