Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Timur, sebanyak 31.443 calon murid SMA dan 10.506 calon murid SMK berhasil diterima pada pilihan sekolah pertama yang mereka ajukan.
Aries menjelaskan, sistem seleksi jalur domisili tahun ini mengalami perubahan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya faktor jarak menjadi penentu utama, kini seleksi lebih mengutamakan nilai akhir yang merupakan gabungan nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Setelah itu, sistem akan mempertimbangkan jarak domisili, usia calon murid, hingga waktu pendaftaran sebagai faktor penentu berikutnya.