Menag Dorong Madrasah Jadi Pusat Lahirnya Generasi Pembangun Peradaban

pendidikan | 25 Juli 2026 19:34

 

Selain itu, Menag mengingatkan tantangan terbesar di era digital bukan lagi terbatasnya akses informasi, melainkan kemampuan membedakan fakta dan hoaks, ilmu dan opini, serta kebenaran dan manipulasi. Oleh sebab itu, literasi harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak yang mulia.

 

Nasaruddin menambahkan keberhasilan literasi tidak diukur dari banyaknya buku yang dibaca, melainkan dari banyaknya gagasan, penelitian, karya, inovasi, dan solusi yang dihasilkan bagi masyarakat.

 

Ia optimistis ruang-ruang kelas madrasah akan melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca perkembangan dunia, tetapi juga menulis masa depan Indonesia dengan berbekal nilai-nilai agama, penguasaan ilmu pengetahuan, kemampuan beradaptasi terhadap teknologi, dan komitmen menghadirkan kemaslahatan bagi kemanusiaan. (ivan)