Kepala SMA Negeri 2 Bondowoso Holifah Nurazizah mengatakan kehadiran Kadisdik Jatim menjadi motivasi bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk terus memberikan pembelajaran serta pendampingan terbaik bagi siswa.
Ia mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menghadirkan inovasi yang memberikan dampak langsung kepada peserta didik sehingga mampu melahirkan generasi unggul menuju Generasi Emas 2045.
Selain digitalisasi layanan, SMA Negeri 2 Bondowoso juga menerapkan sejumlah program sekolah, di antaranya kantin tanpa uang tunai dan lingkungan sekolah tanpa asap rokok.
Sekolah tersebut juga menjadi perwakilan Ijen Geopark UNESCO serta mengembangkan budaya sekolah religius melalui pembiasaan tahsin Al Quran dan pelaksanaan salat duha setiap hari.
Program integritas di lingkungan sekolah turut mendapat apresiasi. Program tersebut menekankan kejujuran, penolakan terhadap kecurangan, pelayanan, serta sikap saling menghargai sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan berkualitas. (ivan)