Sekolah kemudian memberikan dukungan penuh dengan mendaftarkan Ismi dalam seleksi Paskibraka. Ia juga mendapatkan bimbingan Wawasan Kebangsaan dan Intelegensia Umum, pengayaan kesenian, serta latihan baris-berbaris secara rutin.
Semangat Ismi semakin tumbuh setelah melihat sosok Bianca Alessia Christabella Lantang, pembawa baki Paskibraka Nasional 2025 asal Sulawesi Utara. Meski hanya mengenalnya melalui media sosial, Ismi menjadikan Bianca sebagai inspirasi untuk meraih prestasi serupa.
Perjalanan menuju tingkat nasional pun tidak mudah. Seleksi yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berlangsung secara bertahap mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.
Peserta harus melewati berbagai tahapan, mulai dari verifikasi administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), kesamaptaan, latihan baris-berbaris, tes kepribadian, hingga minat dan bakat. Pada tingkat provinsi, peserta juga menjalani psikotes.
Ismi berhasil melewati seluruh tahapan tersebut di tengah persaingan ketat. Dari 119.441 pendaftar, ia akhirnya terpilih sebagai calon Paskibraka tingkat nasional.