NTT, PustakaJC.co — Kementerian Agama menyalurkan bantuan untuk mendukung keberlangsungan pembelajaran di madrasah yang terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut berupa 1.000 school kit dan 16 ruang belajar sementara atau Temporary Learning Space (TLS), Sabtu, (22/8/2026).
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno mengatakan, kondisi bencana tidak boleh membuat anak-anak kehilangan hak untuk mendapatkan pendidikan. Dilansir dari nu.or.id, Sabtu, (23/8/2026).
“Bencana tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk kehilangan haknya mendapatkan pendidikan. Pemerintah harus hadir memastikan mereka tetap dapat belajar dengan aman dan layak,” ujar Amien.
Berdasarkan data sementara, terdapat 72 madrasah yang terdampak bencana gempa di wilayah Flores. Pada tahap awal, bantuan diprioritaskan kepada 15 madrasah yang mengalami kerusakan paling parah.
Sebanyak 16 TLS disiapkan sebagai ruang belajar sementara. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjaga kegiatan pembelajaran tetap berlangsung meski sejumlah bangunan madrasah terdampak bencana.
Selain ruang belajar sementara, Kemenag juga menyalurkan 1.000 school kit untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang terdampak.
Amien mengatakan dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana.
“Kita ingin memastikan madrasah yang terdampak tetap mendapatkan dukungan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran,” katanya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pendidikan secara bertahap.
Kemenag selanjutnya akan terus melakukan koordinasi dan pemetaan terhadap kebutuhan madrasah yang terdampak gempa. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan sekaligus memastikan proses pembelajaran tetap berjalan secara berkelanjutan.
Dengan dukungan tersebut, peserta didik di madrasah terdampak diharapkan tetap memperoleh kesempatan belajar meski kondisi fasilitas pendidikan belum sepenuhnya pulih. (ivan)