Ia mengatakan pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah, tetapi dapat dilakukan bersama wali asuh dan wali asrama. Fasilitas kamera pengawas atau CCTV juga dapat dimanfaatkan untuk membantu memantau aktivitas para murid.
Gus Ipul menegaskan pengawasan tersebut penting untuk memastikan lingkungan Sekolah Rakyat tetap aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Selain pengawasan, Gus Ipul menyampaikan dua hal lain yang harus menjadi perhatian kepala sekolah, yakni kepatuhan terhadap prosedur dan tata kelola serta konsolidasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam hal tata kelola, kepala sekolah diminta memastikan pengelolaan Sekolah Rakyat berjalan sesuai prosedur. Pengelolaan keuangan harus bebas dari praktik korupsi dan konflik kepentingan.
Standar pembelajaran maupun pengelolaan asrama juga harus diterapkan secara setara di seluruh Sekolah Rakyat.
Sementara dalam aspek konsolidasi, kepala sekolah diminta membangun hubungan baik dengan masyarakat sekitar, pemerintah daerah, serta guru tamu yang mengajar di Sekolah Rakyat.
“Sekolah Rakyat berjalan karena kita bergerak bersama. Guru tamu dilibatkan aktif, bukan pelengkap. Jadi guru-guru tamu ini meskipun sifatnya sementara, tapi libatkan dengan penuh, bangun kesadaran dengan para guru tamu itu,” ujarnya.