Di tengah kondisi tersebut, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Namun, kegiatan pembelajaran dipindahkan ke asrama apabila ruang kelas tidak dapat digunakan akibat terdampak asap karhutla.
“Tetap kami melakukan pembelajaran. Dimulai dari pukul 8 sampai pukul 9 (pagi). Namun ketika kabut, maka kegiatan pembelajaran (dilakukan) di asrama dibantu oleh guru-guru,” jelas Nikkon. (ivan)