Kisah Putri Cempo berkembang melalui tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun. Sebagian kalangan meyakini ia sebagai tokoh historis, sementara lainnya menempatkannya sebagai simbol dalam narasi besar Islamisasi Majapahit.
Namun demikian, jejak fisik berupa makam tetap menjadi rujukan penting dalam menelusuri sejarah tersebut.
Makam Putri Cempo kini tidak hanya menjadi situs religi, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang terus dijaga. Upaya pelestarian dilakukan melalui:
• Perawatan rutin oleh masyarakat setempat
• Penetapan sebagai situs budaya daerah
• Pengembangan sebagai destinasi wisata sejarah
Keberadaannya memperkaya khazanah sejarah Gresik sebagai salah satu pintu masuk awal perkembangan Islam di Jawa. (ivan)