“Teknologi mampu mengubah kebohongan menjadi ‘kebenaran baru’ dalam hitungan jam.”
Dalam situasi tersebut, literasi publik menjadi faktor penting sebagai benteng menghadapi berbagai dinamika informasi.
Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu bersikap kritis terhadap setiap kebijakan yang ada.