“Bantuan sosial kini sering dijadikan instrumen pencitraan pribadi. Satu tangan membagi sembako, tangan lain merampok kedaulatan anggaran,” demikian kritik yang berkembang.
Selain itu, dinamika politik saat ini juga memperlihatkan kuatnya dominasi retorika dibandingkan implementasi nyata.
Narasi tentang keadilan dan kesejahteraan kerap digaungkan, namun belum sepenuhnya diiringi dengan tindakan yang konsisten.