SURABAYA, PustakaJC.co - Banyak warga Nahdliyin belum mengetahui lokasi makam tokoh besar pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasan Gipo. Padahal, ulama yang menjadi Ketua Umum PBNU pertama itu dimakamkan di kawasan religi paling bersejarah di Surabaya, yakni kompleks pemakaman Masjid Sunan Ampel.
KH Hasan Gipo dimakamkan di sisi timur area makam Sunan Ampel, Surabaya. Tokoh yang memiliki nama asli Hasan Basri Sagipodin tersebut dikenal sebagai salah satu ulama penting pendiri NU sekaligus Ketua Umum PBNU pertama pada periode 1926–1934.
Dilansir dari NU Online, makam KH Hasan Gipo sempat lama tidak diketahui secara luas oleh masyarakat. Baru pada tahun 2018, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur kembali menemukan serta melakukan ziarah resmi ke makam tersebut.

KH Hasan Gipo lahir di Surabaya dari keluarga pedagang yang tinggal di kawasan religius Ampel. Sejak muda, ia aktif dalam kegiatan dakwah, pendidikan Islam, hingga perjuangan sosial masyarakat pribumi di masa penjajahan Belanda.
Saat Nahdlatul Ulama resmi didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya, para ulama mempercayakan posisi ketua umum pertama kepada KH Hasan Gipo. Kepercayaan itu diberikan karena beliau dikenal memiliki kemampuan organisasi yang baik serta hubungan luas dengan kalangan saudagar dan ulama Nusantara.
Menurut catatan Museum NU Jawa Timur, peran KH Hasan Gipo sangat penting dalam fase awal perkembangan NU sebagai organisasi keagamaan berbasis pesantren dan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah.
Di bawah kepemimpinannya, NU mulai berkembang menjadi organisasi besar yang memperjuangkan pendidikan Islam, dakwah umat, hingga kepentingan sosial masyarakat Muslim Indonesia pada masa kolonial.
Selain dikenal sebagai ulama, KH Hasan Gipo juga disebut sebagai pejuang nasional yang aktif mendukung kebangkitan masyarakat pribumi melalui pendidikan dan organisasi keagamaan. Sosoknya menjadi bagian penting dalam sejarah lahirnya NU yang kini menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia.
KH Hasan Gipo wafat di Surabaya dan dimakamkan di kawasan makam Ampel, dekat kompleks Masjid Sunan Ampel. Hingga kini, namanya tetap dikenang sebagai salah satu perintis utama Nahdlatul Ulama di Indonesia.
Ziarah ke makam KH Hasan Gipo kini mulai ramai dilakukan warga NU dan peziarah religi yang datang ke kawasan Ampel Surabaya untuk mengenang jasa besar beliau terhadap perkembangan Islam Nusantara.
(int)