Pada 1986, Fahmi juga ikut merintis berdirinya Lakpesdam NU sebagai lembaga pengembangan sumber daya manusia dan kajian strategis NU. Gagasannya banyak berpengaruh dalam penguatan intelektual warga Nahdliyin.
Selain dikenal sebagai organisatoris, Fahmi juga memiliki prestasi akademik mentereng. Ia meraih gelar Master of Public Health dari Johns Hopkins University dan pernah menjabat Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UI selama tiga periode.
Fahmi wafat pada 3 Maret 2002. Kepergiannya meninggalkan kehilangan besar bagi warga NU dan dunia akademik Indonesia. Sosoknya dikenang sebagai dokter, intelektual, sekaligus kader NU yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk organisasi. (ivan)