Roehana Koeddoes

Dari Dapur Minang ke Ruang Redaksi, Kisah  Sang Wartawan Perempuan Pertama Indonesia

tokoh | 18 Juni 2026 06:55

Dari Dapur Minang ke Ruang Redaksi, Kisah  Sang Wartawan Perempuan Pertama Indonesia
Dok tebuireng.id

SURABAYA, PustakaJC.co – Jauh sebelum perempuan Indonesia bebas mengenyam pendidikan dan bekerja di berbagai profesi, seorang perempuan asal Sumatera Barat telah menembus batas zamannya. Namanya Roehana Koeddoes, sosok yang dikenang sebagai wartawan perempuan pertama Indonesia sekaligus pelopor pendidikan kaum perempuan di Tanah Air.

 

Lahir di Koto Gadang, Sumatera Barat, pada 20 Desember 1884, Roehana tumbuh di tengah budaya yang masih membatasi ruang gerak perempuan. Namun keterbatasan itu justru membentuk tekadnya untuk memperjuangkan hak perempuan memperoleh pendidikan dan pengetahuan.

 

Kecintaannya pada dunia literasi membuat Roehana aktif menulis di berbagai media pada masa Hindia Belanda. Langkah beraninya mencapai puncak ketika ia mendirikan dan memimpin surat kabar perempuan pertama di Nusantara bernama Soenting Melajoe pada 1912. Media tersebut menjadi wadah bagi perempuan untuk menyuarakan gagasan, pendidikan, hingga persoalan sosial yang selama ini jarang mendapat perhatian.