Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan kebanggaannya atas pengakuan dunia tersebut.
“Prestasi ini buah dari gotong royong masyarakat Banyuwangi, khususnya warga Kemiren, dalam menjaga budaya dan mengembangkan pariwisata berkelanjutan,” kata Ipuk.
Menurut Ipuk, keberhasilan ini menunjukkan bahwa kekuatan budaya lokal mampu membawa desa ke panggung dunia tanpa kehilangan jati diri.