Unik dan Seru! Le Alle Bengko, Permainan Tradisional Madura yang Bikin Anak-Anak Dulu Super Gesit

wisata | 31 Oktober 2025 09:25

Unik dan Seru! Le Alle Bengko, Permainan Tradisional Madura yang Bikin Anak-Anak Dulu Super Gesit
dok inspira.id

SURABAYA, PustakaJC.co – Sebelum gadget dan game online menguasai dunia anak-anak, masyarakat Madura punya permainan seru bernama Le Alle Bengko.

Permainan tradisional ini bukan sekadar hiburan, tapi juga melatih kegesitan, kerja sama, dan strategi—hal yang kini mulai langka di tengah budaya digital.

Nama unik ini berasal dari bahasa Madura,  “Le Alle” berarti berpindah-pindah “Bengko” berarti rumah

Kalau digabung, maknanya adalah berpindah-pindah rumah—sejalan dengan cara bermainnya yang menuntut pemain berpindah cepat dari satu titik ke titik lain sambil menjaga pos alias “rumah” mereka.

Permainan ini biasanya dimainkan oleh delapan orang anak yang terbagi menjadi dua kelompok:

Penjaga rumah

Penyergap

Para penjaga rumah berdiri di tiang-tiang (atau titik tertentu) dan harus berpindah searah jarum jam tanpa menabrak teman. Kalau dua pemain menempati satu “rumah”, otomatis kelompok itu kalah.

Sementara kelompok penyergap harus cerdik merebut posisi kosong. Siapa yang berhasil menempati rumah lawan, merekalah pemenangnya.

Untuk bermain Le Alle Bengko, anak-anak hanya perlu area terbuka seperti teras rumah, lapangan, atau pekarangan dengan empat tiang sebagai penanda rumah. Tak butuh alat tambahan—cukup semangat, kelincahan, dan kerja sama tim.

Lebih dari sekadar permainan, Le Alle Bengko mengajarkan ketangkasan, kebersamaan, dan sportivitas, nilai-nilai yang dulu tumbuh alami di lingkungan masyarakat Madura.

Kini, permainan ini mulai jarang dimainkan. Namun, di beberapa desa di Madura, tradisi Le Alle Bengko masih dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda lewat kegiatan sekolah atau festival budaya.

Pelestarian permainan tradisional seperti ini penting agar anak-anak tak kehilangan akar budaya dan kearifan lokal yang pernah mewarnai masa kecil bangsa. (int)