Skate Park Kalimas Dipoles Konsep Waterfront, Surabaya Siapkan Ikon Baru Kota

wisata | 08 Februari 2026 11:23

Skate Park Kalimas Dipoles Konsep Waterfront, Surabaya Siapkan Ikon Baru Kota
Arena olahraga extrem Skate Park Kalimas bakal direvitalisasi sesuai standar profesional, terintegrasi dengan lanskap sungai Kalimas. (dok jatimpos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pengembangan ruang publik tematik dengan merevitalisasi Skate & BMX Park Kalimas di kawasan Ketabang. Fasilitas olahraga ekstrem legendaris itu kini tampil lebih modern, aman, dan terintegrasi dengan lanskap Sungai Kalimas sebagai bagian dari konsep waterfront city.

 

Revitalisasi tersebut menandai komitmen Pemkot Surabaya dalam menghadirkan ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi wajah kota. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pembaruan Skate Park Kalimas bukan sekadar renovasi fisik, melainkan penataan kawasan yang dirancang bersama komunitas. Dilansir dari jatimpos.co, Minggu, (8/2/2026).

 

Melalui kolaborasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), desain skatepark disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Pembaruan mencakup penataan ulang area obstacle, penambahan delapan lintasan baru, peningkatan pencahayaan, hingga sentuhan mural artistik.

 

Kepala DPRKPP Kota Surabaya, Iman Kristian, mengungkapkan bahwa kondisi skatepark sebelumnya dinilai kurang representatif. Area tertutup secara visual, lintasan belum sesuai standar, serta minim kenyamanan bagi pengguna.

 

“Ketika Pak Wali Kota meninjau bersama Disbudporapar dan komunitas, kondisinya memang masih terbatas. Secara visual tertutup dan lintasan belum sesuai standar profesional,” ujar Iman, Rabu, (4/2/2026).

 

 

 

Ia menambahkan, Wali Kota Eri Cahyadi menginginkan kawasan Kalimas dikembangkan dengan konsep waterfront city seperti Clarke Quay di Singapura. Ruang tepi sungai diarahkan menjadi area publik yang terbuka, hidup, dan produktif.

 

“Skatepark ini harus menyatu dengan sungai. Bukan hanya tempat bermain, tapi juga bagian dari wajah kota. Aktivitas skateboard dan BMX bisa terlihat dari luar sehingga kawasan terasa hidup,” jelasnya.

 

Proses perencanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan komunitas skateboard dan BMX. Pemkot menggali kebutuhan pengguna, mulai dari gaya bermain, jenis obstacle, hingga aspek keselamatan.

 

 

Hasilnya, Skate Park Kalimas kini memiliki fasilitas bowl yang disebut sebagai yang pertama di Surabaya, mengadopsi konsep populer dari Bali. Kehadiran fasilitas ini disambut positif oleh komunitas olahraga ekstrem.

 

Eddo, skateboarder lokal, menilai perubahan yang dilakukan sangat signifikan. “Sekarang jauh lebih bagus. Lokasinya strategis dan fasilitasnya sudah proper, apalagi ada bowl yang jarang ada di Jawa Timur,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Andre dari komunitas BMX. Ia berharap Skate Park Kalimas menjadi wadah pembinaan atlet muda Surabaya. 

 

“Transisinya sudah bagus dan aman. Semoga dari sini lahir atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya. (ivan)