Sementara itu, salah satu wisatawan, Wilfatin Najihah (27), mengaku terkesan dengan konsep wisata yang ditawarkan. Menurutnya, Mangrove Hijau Daun bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga sarana belajar mencintai lingkungan.
“Ini wisata satu-satunya di Pulau Bawean yang kaya edukasi dan konservasi. Jadi serasa bersahabat dengan alam,” tuturnya. (ivan)