KAI Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Penumpang 16 Persen pada Triwulan I 2026

wisata | 13 April 2026 17:24

KAI Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Penumpang 16 Persen pada Triwulan I 2026
Istimewa: MENINGKAT — Penumpang menaiki kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat melayani 3,09 juta pelanggan sepanjang Triwulan I 2026, meningkat 16 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. (dok tribunjatim)
SURABAYA, PustakaJC.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat kinerja positif pada Triwulan I 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 3,09 juta orang. Angka ini meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 
 
“Pertumbuhan jumlah pelanggan pada Triwulan I 2026 menjadi indikator bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama masyarakat. KAI secara konsisten menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, yang diiringi dengan peningkatan kualitas layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan,” ujar Mahendro, demikian dikutip dari jatim.tribunnews.com, Senin, (13/4/2026).
 
Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan andal.
 
 
Secara rinci, sebanyak 1.534.152 pelanggan tercatat berangkat dari wilayah KAI Daop 8 Surabaya, sementara 1.559.077 pelanggan merupakan penumpang yang tiba.
 
“KAI berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang tidak hanya mengedepankan keselamatan dan ketepatan waktu, tetapi juga kenyamanan di setiap perjalanan. Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, kami optimistis kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat,” tambah Mahendro.
 
Tren pertumbuhan terlihat sepanjang tiga bulan pertama 2026. Pada Januari, jumlah pelanggan mencapai 1.013.788 orang, Februari sebanyak 853.863 orang, dan meningkat signifikan pada Maret menjadi 1.225.578 orang.
 
 
Lonjakan tertinggi pada Maret dipengaruhi meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk kebutuhan pekerjaan, pendidikan, maupun perjalanan wisata, serta momentum hari besar keagamaan dan libur panjang.
 
Tiga stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi adalah Stasiun Surabaya Gubeng dengan 459.413 pelanggan, Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 439.489 pelanggan, dan Stasiun Malang sebanyak 250.771 pelanggan.
 
Sementara untuk kedatangan, Stasiun Surabaya Gubeng mencatat angka tertinggi dengan 469.844 pelanggan, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 434.911 pelanggan, dan Stasiun Malang sebanyak 262.633 pelanggan.
 
 
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut capaian ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.
 
Menurutnya, KAI terus melakukan inovasi, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, ketepatan waktu perjalanan, hingga penguatan layanan di stasiun maupun selama perjalanan.
 
“Kami optimistis kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat seiring peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan,” ujarnya.
 
Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya menargetkan dapat mempertahankan tren positif ini sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan berbagai moda lainnya di Jawa Timur. (frcn)