Penataan Balai Pemuda Surabaya Dinilai Perkuat Ruang Seni yang Lebih Terbuka dan Inklusif

wisata | 11 Mei 2026 20:15

“Sesungguhnya tidak ada pihak yang berniat merusak. Pemkot ingin memastikan tertib administrasi dan aksesibilitas, sementara seniman ingin menjaga marwah kreativitas. Keduanya adalah dua kaki yang harus berjalan bersama,” katanya.

Penataan Balai Pemuda dinilai sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menekankan pentingnya pengembangan ruang ekspresi budaya sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Isa berharap penataan ini menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan kebudayaan di Surabaya untuk mengesampingkan ego sektoral dan bersama-sama menjadikan Balai Pemuda sebagai ruang kreatif yang terbuka, hangat, dan produktif.

“Arek Suroboyo dikenal keras dalam sikap, tetapi besar dalam persaudaraan. Kebudayaan tumbuh bukan dari kemenangan satu pihak, melainkan dari kesediaan untuk hidup berdampingan,” pungkasnya. (frchn)