Ribuan Umat Buddha dan Wisatawan Siap Meriahkan Festival Lampion Waisak 2026 di Borobudur

wisata | 30 Mei 2026 20:15

Ribuan Umat Buddha dan Wisatawan Siap Meriahkan Festival Lampion Waisak 2026 di Borobudur
Festival Lampion Waisak di Borobudur bukan hanya sekadar prosesi sakral bagi umat Hindu, namun juga menjadi daya tarik wisata.(dok radarsurabaya) 

MAGELANG, PustakaJC.co – Festival Lampion Waisak 2026 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dipastikan kembali menjadi magnet bagi umat Buddha dan wisatawan dari berbagai daerah maupun luar negeri. Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE yang digelar pada Minggu, 31 Mei 2026, diperkirakan akan dihadiri lebih dari 23 ribu peserta. Sabtu, (30/5/2026). 

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi keagamaan dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur pada pagi hari. Setelah itu, umat Buddha akan mengikuti ibadah di Taman Kenari sebelum memasuki detik-detik Waisak Nasional yang berlangsung pada pukul 15.44 WIB. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Sabtu, (30/5/2026). 

Pelepasan lampion tetap menjadi agenda yang paling dinantikan dalam perayaan Waisak tahun ini. Panitia menjadwalkan pelepasan lampion dalam dua sesi, yakni pada sore dan malam hari, yang akan berlangsung di Lapangan Marga Utama dan Taman Lumbini.

Tidak hanya menghadirkan prosesi sakral, Festival Lampion Waisak 2026 juga menyuguhkan sejumlah inovasi baru. Salah satunya adalah pertunjukan drone show yang akan menghiasi langit Borobudur pada malam hari sebagai penutup rangkaian acara.

Selain itu, agenda Dharmasanti Waisak dijadwalkan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto. Kehadiran kepala negara diharapkan semakin memperkuat makna kebersamaan dan dukungan terhadap pelestarian tradisi keagamaan serta budaya nasional.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari antusiasme pembelian tiket yang telah berlangsung sejak pertengahan Mei. Untuk menjaga kenyamanan dan kesakralan acara, panitia menerapkan sistem penukaran gelang masuk serta mewajibkan peserta mengenakan pakaian berwarna putih selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Dibandingkan tahun sebelumnya, Festival Lampion Waisak 2026 hadir dengan kapasitas pengunjung yang lebih besar serta fasilitas pendukung yang ditingkatkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi para peserta.

Dengan perpaduan unsur spiritual, budaya, dan teknologi modern, Festival Lampion Waisak 2026 di Borobudur diharapkan kembali menjadi salah satu perayaan keagamaan terbesar yang mampu menarik perhatian masyarakat nasional maupun dunia internasional. (frchn)