Pameran "Aku Arek Suroboyo" Ungkap Peran Besar Surabaya dalam Membentuk Karakter dan Perjuangan Bung Karno

wisata | 06 Juni 2026 19:40

Pameran
Tidak semua masyarakat mengetahui bahwa Bung Karno memiliki ikatan kuat dengan Surabaya, kota yang membentuk karakter, pemikiran, dan semangat perjuangannya sejak muda. (Dok. Radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Tidak banyak masyarakat yang mengetahui bahwa Kota Surabaya memiliki peran besar dalam membentuk karakter, pemikiran, dan semangat perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Melalui pameran bertajuk "Aku Arek Suroboyo", Pemerintah Kota Surabaya mengajak warga menelusuri jejak perjalanan Bung Karno yang tumbuh dan ditempa di Kota Pahlawan sebelum menjadi tokoh penting bangsa. Sabtu (6/6/2026).

"Melalui pameran ini, kami ingin mengajak masyarakat mengenal lebih dekat sosok Soekarno sebagai Arek Suroboyo. Banyak perjalanan penting dalam kehidupan beliau yang memiliki keterkaitan dengan Kota Pahlawan dan menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa," ujar Saidatul Ma'munah. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 6–19 Juni 2026 di Basement Alun-Alun Surabaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Beragam koleksi foto bersejarah, arsip, pemutaran film, hingga peluncuran buku sejarah disajikan untuk memperkaya pemahaman masyarakat mengenai kedekatan Bung Karno dengan Surabaya.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma'munah, menegaskan bahwa pameran ini bertujuan menghadirkan kembali sosok Bung Karno dari sudut pandang yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan berkembang di Surabaya sebelum menjadi pemimpin bangsa yang dikenang sepanjang masa.

Melalui pameran ini, masyarakat diajak memahami bahwa perjalanan hidup Bung Karno tidak dapat dipisahkan dari Surabaya. Kota ini menjadi tempat yang membentuk cara berpikir, semangat perjuangan, serta karakter kepemimpinan yang kemudian mengantarkannya menjadi Proklamator Kemerdekaan dan Presiden pertama Republik Indonesia. (frchn)