Bagi Jawa Timur, kebijakan tersebut menjadi peluang strategis mengingat provinsi ini memiliki kawasan mangrove yang tersebar di berbagai daerah seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi hingga wilayah pesisir Madura.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya juga terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ekonomi hijau, rehabilitasi kawasan pesisir, konservasi mangrove, serta pengembangan investasi yang berwawasan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.
Ke depan, sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia, termasuk Jawa Timur, sebagai salah satu pusat pengembangan solusi berbasis alam (nature-based solutions) dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir. (int)