Ia menilai, generasi muda mempunyai posisi penting dalam membangun citra positif Jawa Timur. Potensi kebudayaan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif daerah dinilai membutuhkan peran anak muda yang mampu mengemas dan mempromosikannya sesuai perkembangan zaman.
Karena itu, keberadaan Raka Raki diharapkan tidak berhenti setelah malam penganugerahan. Para duta wisata terpilih didorong untuk terus mengambil peran dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pihak.
Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, turut mengapresiasi konsistensi Jawa Timur dalam membina talenta muda melalui Pemilihan Raka Raki Jawa Timur.
Menurutnya, ajang tersebut dapat menjadi ruang pembentukan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi, tetapi juga karakter, wawasan budaya, dan kepedulian terhadap perkembangan pariwisata.
“Pemilihan Raka Raki Jawa Timur sebagai wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, berwawasan budaya, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan sektor pariwisata,” katanya.